Bumi Reog PONOROGO
KOTA PONOROGO
GEOGRAFIS PONOROGO :
Secara geografis Kota
Ponorogo terletak pada 111°17’-111°52’ Bujur Timur dan 7°49’-8°20’ Lintang
Selatan dengan wilayah seluas 5.119,905 Ha. Berdasarkan Perda Kabupaten
Ponorogo No. 2 Th.1988 tentang Penetapan Batas Wilayah Kota di Kabupaten
Ponorogo, Kota Ponorogo terdiri dari 36 Desa/Kelurahan, termasuk dalam wilayah
4 kecamatan yaitu:
• Kecamatan
Ponorogo : 19 Kelurahan • Kecamatan
Siman : 9 Kelurahan/Desa • Kecamatan
Babadan : 6 Kelurahan/Desa • Kecamatan
Jenangan : 2 Kelurahan • Batas wilyah timur : Desa Setono dan Pialangan serta Mrican, Kelurahan Patihan Kidul dan Ronosentana, Desa Manuk dan Tranjang, Desa Brahu dan Kepuhrubuh.
• Batas wilayah selatan : Desa Brahu dan Kepuhrubuh dan jalan desa di Desa Beton Kecamatan Siman.
• Batas wilayah barat : Sungai Sekayu dan batas administratif Kecamatan Ponorogo dan Sukorejo
Kota Ponorogo berada pada ketinggian antara 100-199 meter diatas permukaan air laut dengan kondisi lahan yang hampir 90% landai atau datar. Di Kota Ponorogo terdapat beberapa sungai utama yang mengalir dan memperngaruhi sistem tata air dan secara tidak langsung mempengaruhi pola perkembangan kota tersebut yaitu Sungai Cokromenggalan, Sungai Mangkungan, Sungai Bibis, Sungai Gendol, Sungai Keyang, Sungai Genting, Sungai Sungkur dan Sungai Sekayu.
Secara
administratif, Kota Ponorogo dibatasi oleh :
• Batas wilayah utara : Kecamatan Ponorogo dan Kecamatan Babadan serta batas administrative
Desa Polorejo dan Desa Babadan
Luas
Kota Ponorogo 5.119.905 ha secara umum masih didominasi oeh areal persawahan
(lebih dari 50% dari luas total Kota Ponorogo). Peruntukan dominan kedua
setelah sawah adalah untuk perumahan dan pekarangan, serta ladang dan tegal


Comments
Post a Comment